Hal Penting Dalam Trading Forex Selain Open Posisi

Jika Anda hendak berminat menahan posisi trading tuk waktu yang amat begitu lama, maka Anda diwajibkan memahami 2 hal yakni:

  1. Manajemen risiko
  2. Level close posisi

Apabila Anda memiliki account trading forex dengan uang $1000 maupun $1.000.000 maka dua hal diatas tadi harus anda ketahui menjelang perdagangan dilakukan di trading forex. Mengapa hal-hal ini penting? Saya akan coba menggambarkan sebagian kesalahan saya saat memulai perdagangan forex. Barangkali setelah memahami ini, Anda akan makin memahami seperti apa pentingnya lantaran bila telah masuk kedalam situasi ini kemudian pengalaman ini akan jadi penting maupun jika belum, Anda bakal segera mengalaminya. Jika saya mulai transaksi lalu belajar, ada saat-saat begitu saya sangat yakin bahwa perdagangan bakal menghasilkan keuntungan sebab kepercayaan diri yang cukup tinggi bisa mengaburkan arti risiko terhadap perdagangan forex. Sekarang, dengan tidak ada daya momen kerugian akan kian meningkat melebihi tingkat rasa nyaman dan akhirnya memungkinkan kerugian besar! Stop loss tersentuh dengan kerugian besar. Saat ini saya berjuang tuk kembali membikin account trading forex sebab baru saja mendapati kerugian besar.

Berapa resiko per trade?

Pertama perkirakan berapa banyak Anda merasa nyaman guna mengambil resiko kerugian di setiap perdagangan yang Anda perbuat. Anda harus tentukan, berapa banyak persentase resiko per perdagangan. Mari kita bikin beberapa perhitungan, bila Anda memiliki resiko hanya 2% dari account setiap perdagangan, maka tiap 50 kekalahan transaksi terus-menerus akan menghapus biaya di account trading $10.000. Bila mempunyai resiko 5%, maka dana di account trading bakal habis 20 kali kekalahan secara terus-menerus. Jika risiko 10% pada tiap perdagangan masing-masing Anda cuma perlu 10 kali berturut-turut melakukan perdagangan rugi.

Dapatkah Anda lihat pola disini? makin Anda mempunyai risiko tinggi pada setiap per perdagangan.

Jika Anda punya dana di account senilai $5.000 maka dari resiko 2% per perdagangan, itu berarti sama saja dengan resiko $100 per perdagangan. Dengan resiko 5%, Anda meresikokan $250 per perdagangan. Pada resiko 10% maka resiko per perdagangan ialah $500. Secara pribadi saya berjualan dengan risiko dari mana aja antara 1%-5%. Dengan meresikosikan 5% per transaksi buat saya hal itu merupakan bunuh diri. Ingat, makin Anda berisiko, makin cepat dana account trading forex hilang.

Berikut yang saya lakukan:

  • Saya punya resiko perdagangan harian antara 1%-5%.
  • Jika saya rugi 5% hari ini, maka saya bakal berhenti trading.
  • Saat saya berdagang pada esok hari, saya bertransaksi dengan resiko perdagangan 1% maupun 2% setiap hari.
  • Saya bakal berdagang dengan resiko kecil hingga kembali ke account semula.

Mengapa 2% buat manajemen resiko? Saya sudah membeli dan baca dan buku-buku mengenai manajemen risiko tuk perdagangan forex dan tidak sedikit dari buku-buku ini menyebut bahwa kita musti mengambil resiko 2% per perdagangan.

Strategi close posisi

Menjelang Anda open posisi, Anda musti memiliki rencana gimana cara close posisi. Anda bakal close posisi saat:

  • Stop loss kena
  • Keuntungan lantaran goal take profit kena
  • Trailing stop loss kena
  • Close posisi saat kerugian telah banyak.
  • Close posisi saat melihat suatu entri sinyal perdagangan yang berlawanan dari posisi terbuka.
  • Beberapa trader punya sistem atau strategi pada close posisi

Jadi, penting bagi kita tuk mengetahui dua hal diatas sehingga kita bisa menggunakannya di transaksi forex setiap hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *